Mimpi Yang Menjadi Kenyataan, Kiper Islandia Berhasil Mengagalkan Penalti Messi

Mimpi Yang Menjadi Kenyataan

Penjaga gawang  Timnas Islandia, Hannes Thor Halldorsson tidak bisa lagi menyampaikan perasaan bahagia nya setelah berhasil menggagal kan tendang penalti Lionel Messi. Halldorsson mengaku penyelamatan itu merupakan salah satu penyelamatan terbaik yang pernah ia lakukan sepanjang karier nya. Sebab berkat aksi penyelamatan nya Timnas Islandia berhasil menahan imbang Timnas Argentina 1 – 1 dalam lanjutan pertandingan grup D  Piala Dunia 2018 Russia.

Pertandingan antara Islandia dan Argentina tadi memang berlansung dengan sangat ketat. Dimana kedua tim berhasil bermain imbang dengan skor 1-1 hingga pertengahan babak kedua. Namun pada menit 64 Argentina berhasil mendapatkan peluang emas untuk bisa unggul setelah Lionel Messi mendapatkan hadiah penalti, namun disayangkan sekali penalti tersebut berhasil digagal kan oleh Halldorsson sehingga kedudukan tetap 1-1 hingga pertandingan berakhir.

Sang penjaga gawang itu sendiri merasa sangat bahagia karena bisa mengagalkan tendangan penalti pemain terbaik dunia tersebut. ” Ini adalah seperti mimpi yang menjadi kenyataan dimana saya berhasil menepis tendangan penalti itu” buka Halldorsson kepada situs halam resmi FIFA.

Halldorsson sendiri mengakui bahwa penyelamtan yang dilakukan oleh nya itu bukan lah sebuah kebetulan tetapi karena ia sudah mempelajari teknik penalti dari Messi.

” Saya sangat senang sekali atas penyelamatan itu,sehingga berhasil menghindarkan tim kami atas kekalahan dan juga memberikan poin penting buat tim untuk bisa lolos ke fase grup”

“Saya sendiri memilki banyak pekerjaan rumah.Saya banyak menonton video penalti Leonel Messi”

Selain mempelajari video penalti Messi, Haldorsson juga mengakui bahwa ia menggunakan instingnya untuk menepis tendangan penalti tersebut. Berkat penampilan gemilang itu Islandia berhasil mengamankan satu poin dari Argentina. Mereka akan mengincar kemenangan pada pertandingan kedua melawan Nigeria pada hari jumat (22/6) mendatang.

Golovin Menjadi Sasaran Mourinho Setelah Menunjukan Penampilan Apik Saat Melawan Arab Saudi

Golovin

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho memberikan pujian tersendiri untuk Aleksandr Golovin yang telah tampil sangat gemilang dalam mengantarkan Russia memenangi laga perdana saat melawan Timnas Arab saudi pada laga pembukaan Piala Dunia 2018. Pujian yang diberikan Mourinho menguatkan Man United untuk melakukan langkah penting dalam bursa transfer musim panas 2018.

Pelatih berpaspor Portugal tersebut memang sedang berada di Moskow dalam pertandingan Piala Dunia sebagai komentator bersama dengan radio Russia. Pujian pun dilayangkan Mourinho terhadapa Golovin yang telah mencuri perhatian pada laga tersebut.

Pada pertandingan tersebut tercatat Golovin sukses menyumbangkan satu gol dan dua assist untuk membantu Russia untuk memenangkan laga melawan Arab Saudi dengan score 5 – 0, Bahkan Mourinho tidak sungkan untuk memuji sang pemain yang sangat membantu Russia dalam pertandingan tersebut.

“Saya pikir Alan Dzagoev memang bermain dengan cukup baik tetapi ketika dia keluar, fakta mengatakan Golovin bisa bermain keposisi yang lebih sentral dalam usah membantu tim” ungkap Mourinho.

“Tim juga menjadi lebih baik saat Golovin bermain, Golovin adalah seorang playmaker, dan dia adalah salah satu pemain yang bisa memberikan dinamika dalam tim.

Mourinho pun sejatinya sudah mengintai Golovin pada pertandingan pra Piala Dunia lalu saat Russia berhadapan dengan Austria bulan lalu dengan laporan yang sangat menarik dengan Golovin bukan Marko Arnautovic. Pemain berusia 22 tahun tersebut diyakini akan memiliki harga 20 juta poundsterling atau sekira Rp 370 miliar untuk bisa didatangkan dari CSKA Moskow. Sejauh ini Arsenal yang telah dikabarkan memiliki ketertarikan pada pemain tersebut.

Piala Dunia 2026 Akan Di Lakukan Pada Tiga Negara Dan Di Ikutin 48 Negara

Piala Dunia 2026

Federasi sepakbola dunia (FIFA) secara resmi mengumumkan bahwa akan ada tiga negara yang akan menjadi tuan rumah penyenggara Piala Dunia 2026. Berikut ini fakta-fakta terkait terpilihnya Amerika Serikat (AS), Meksiko, dan Kanada sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 dalam kongres FIFA di Moskow, Rusia.

Untuk pertam kalinya putaran Piala Dunia akan digelar pada tiga Negara. Tiga negara tersebut juga akan membagi tanggung jawab dalam melakukan penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia 2026, Dimana AS akan mengelar sebanyak 60 laga, sementara Meksiko dan Kanada masing-masing 10 laga.

Piala Dunia 2026 akan menjadi Piala Dunia pertama dengan perserta mencapai 48 negara, lebih banyak dibandingankan saat ini dengan 32 tim. Pada pertandingan final itu sendiri akan diselenggarakan di Metlife Stadium di New Jersey AS, markas dari klub NFL New York Giants dan New York Jets.

Dalam pemungutan suara, AS-Meksiko dan Kanada memperoleh 134 suara, sedangkan Maroko 65 suara. Anggota-anggota yang telah mendukung kandidat gabungan dari Amerika Utara itu sudah mencanangkan bahwa Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko, Kanada akan dapat menghasilkan keuntungan 11 miliat dolar AS.

Piala Dunia yang akan dilakukan didaerah  Amerika Utara itu sendiri juga sudah diproyeksikan akan meraup lima miliar dolar dari hasil aktivitas ekonomi jangka pendek, termasuk untuk menciptakan 40.000 pekerjaan dan juga lebih dari 1 miliar dollar penghasilan tambahan untuk kota-kota dan negara tuan rumah.

Lebih dari 5,8 juta tiket akan terjual dan menghasilkan sekitar 2 miliar dolar AS. Sebanyak 23 kota akan menjadi kandidat untuk melakukan penyelenggara pertandingan Piala Dunia 2026 dimana 16 akan terpilih.