Monthly Archives: October 2019

Vape vs rokok

Perbandingan Rokok Dan Vape

Sejak dahulu kala Rokok sudah menjadi salah satu zat adiktif yang telah di legalkan oleh semua negara. Walaupun memiliki dampak yang sangat merusak apabila di konsumsi secara lama dan terus-menerus tetapi rokok tetap di cintai sampai saat ini.

Rokok sendiri merupakan sebuah kertas yang membungkus hasil alam berupa tembakau kering yang kemudian di bentuk menjadi bulat. Walaupun memiliki lebih dari 630 zat berbahaya yang terkandung di dalam satu batang rokok dan bahkan apabila di bakar bisa menghasilkan 6500 zat kimia yang sangat bisa merusak lingkungan, tetapi rokok tetap saja masih di legalkan oleh semua negara.

Rokok bisa membuat seseorang kecanduan, impotensi, gangguan kehamilan, kanker dan sangat banyak lagi penyakit yang di hasilkan oleh rokok. Tetapi di karenakan hal ini bisa membuat ketergantungan dan zat adiktif didalam rokok masih bisa di toleransi oleh setiap negara, maka dari itu produsen rokok tetap akan terus berjaya dari waktu ke waktu di karenakan peminat yang tidak pernah turun.

Tetapi seiring berjalannya waktu, berbagai penemuan kemudian di ciptakan untuk bisa menyaingi rokok itu sendiri. Kemudian terciptalah yang di namakan sebagai rokok elektrik atau yang bisa di kenal dengan nama Vape. Vape sendiri terdiri dari baterai, cartridge dan element atau kawat tembaga yang di buat untuk menyalurkan panas yang akan di converterkan menjadi asap lewat cairan vape yang ada.

Penemuan tersebut di claim bisa mengurangi racun yang ada pada rokok, di karenakan pada Vape sendiri asapnya lebih bersih di bandingkan dengan rokok yang di hisap. Terdapat banyak pembuktian bahwasannya cairan Vape lebih bagus daripada kertas yang di bakar dan kemudian di hisap.

Selain itu pada cairan Vape anda bisa memilih sendiri kandungan nikotin, tar dan anomianya. Banyak anak muda sekarang lebih mulai memilih untuk menghisap Vape dari pada menghisap rokok, di karenakan apabila di lakukan perbandingan Vape memiliki bahaya yang jauh lebih kecil daripada rokok itu sendiri.

Jadi bagaimana anda menanggapi hal tersebut? Apakah anda lebih memilih rokok lagi daripada vape? atau anda seperti saya yang lebih memilih untuk meninggalkan kedua benda tersebut di karenakan tidak ada hal yang berguna saat anda menghisap vape maupun rokok.

Inter Milan Masih Sulit Permanenkan Alexis Sanchez

Inter Milan Masih Sulit Permanenkan Alexis Sanchez

Inter Milan Masih Sulit Permanenkan Alexis Sanchez

Alexis Sanchez merupakan pemain sayap milik Manchester United yang saat ini sedang dipinjamkan kepada Inter Milan untuk satu musim kedepan. Permainan yang di tunjukkan oleh Alexis Sanchez di Liga Serie A tersebut cukup baik. Sejauh ini Alexis Sanchez telah berhasil menyumbangkan dua gol untuk Inter Milan namun sayangnya pemain sayap tersebut sedang mendapatkan ganjaran kartu merah.

Seperti yang kita ketahui bahwa Alexis Sanchez mulai bergabung dengan tim Setan Merah sejak tahun 2018 namun karirnya selama bermain di Old Trafford tidak begitu baik. Keputusan untuk pindah dari Manchester United masih belum mampu terlaksana karena Inter Milan baru melakukan negosiasi dengan pihak Manchester United terkait dengan kepindahan Alexis Sanchez saat bursa transfer telah memasuki deadline.

Inter Milan hanya mampu menggunakan jasa dari pemain asal Chile tersebut dengan status pinjaman selama satu musim. Keinginan untuk mendatangkan Alexis Sanchez secara permanen masih memerlukan waktu yang cukup panjang hingga bursa transfer di musim depan nanti. Hal ini dikarenakan negosiasi diantara Manchester United dan juga Inter Milan saat deadline Bursa transfer kemarin tidak mencakup adanya opsi untuk melakukan pembelian secara permanen terhadap Alexis Sanchez untuk musim ini.

Pihak Inter Milan sendiri masih melakukan banyak evalusi terkait dengan penampilan dari Alexis Sanchez di Inter Milan untuk musim ini. penampilan yang baik selama satu musim ini mungkin akan mendekatkan negosiasi kembali di antara Inter Milan dan juga Setan Merah untuk menuntaskan kepindahan dari pemain sayap asal Chile tersebut. Kontrak dari Alexis Sanchez sendiri masih cukup panjang di Manchester United yakni hingga tahun 2022 nanti.

Alexis Sanchez juga mengaku bahwa dirinya cukup nyaman bermain bersama dengan Inter Milan dan berada di Liga Serie A cukup memberikan tantangan yang baru untuknya. Meskipun dalam Liga Serie A sosok dari Alexis Sanchez masih merupakan sesuatu yang baru namun penampilan yang konsisten bersama dengan Inter Milan mungkin akan berdampak positif terhadap karirnya. Pesaing yang cukup berat untuk Alexis Sanchez di Liga Serie A adalah sosok Cristiano Ronaldo yang bermain di klub Juventus.